Monday, May 27, 2024

Tingkatkan Keamanan, Lapas Sekayu Tambah Kawat Silet di Tembok Lapas


Lapas Sekayu melakukan langkah preventif untuk meningkatkan keamanan. Salah satunya dengan penambahan kawat silet di tembok Lapas, Senin (27/5/2024). 


Kalapas Sekayu, Yosef Leonard Sihombing mengatakan, penambahan kawat silet di tembok Lapas ini bertujuan, mencegah upaya pelarian warga binaan dan meningkatkan keamanan, selama proses penjagaan dan pengawasan. 


"Dengan adanya kawat silet ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas keamanan dan mencegah terjadinya gangguan dari dalam maupun luar Lapas. Penambahan dan pemasangan kawat yang baru ini, merupakan bukti nyata Lapas Sekayu siap berbenah untuk meningkatkan kualitas keamanan, serta mewujudkan situasi dan kondisi yang aman dan kondusif," ujar Yosef. 


Kalapas Sekayu juga menambahkan, upaya penambahan kawat silet sangat penting, untuk memastikan lingkungan yang aman dan terkendali di dalam Lapas, serta memberikan rasa aman bagi petugas dan warga binaan. 


Pada kesempatan yang lain, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP), Ari Ismanto mengatakan, penambahan kawat silet untuk mencegah serta deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban. 


Menurutnya, selain sumber daya manusia yang mumpuni, juga harus dan perlu didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai, agar Lapas selalu dalam kondisi aman dan kondusif.

Share:

Friday, May 24, 2024

Lapas Sekayu Berikan Pelatihan Dai atau Pendakwah bagi Warga Binaan


Lapas Sekayu memberiman pelatihan dai atau pendakwah bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang berlangsung di Masjid Darut Taubah Lapas Sekayu, Jum'at (24/5/2024). 


Kalapas Sekayu, Yosef Leonard Sihombing mengatakan, kegiatan pelatihan dai/pendakwah bertujuan untuk memberikan pelatihan keterampilan sebagaimana tujuan Pemasyarakatan, yakni memberikan pembinaan terhadap WBP.


Ia melanjutkan, kegiatan pelatihan dapat berlangsung berkat kerja sama dengan Pondok Pesantren Qodratullah Langkan. 


“Kami ucapkan terima kasih kepada pihak Pondok Pesantren Qodratullah Langkan. Semoga kerja sama ini dapat berlangsung dengan baik ke depannya,” kata Yosef. 


Kalapas Sekayu juga berharap kegiatan ini dapat dimanfaatkan sebagai wadah dalam membentuk kepribadian WBP.


“Ke depannya, kami berharap makin banyak pelatihan-pelatihan bagi WBP, sehingga mereka memiliki kemampuan dan keterampilan yang dapat diterapkan ketika kembali kepada masyarakat nantinya,” ujar Yosef.

Share:

Wednesday, May 22, 2024

Unit Reskrim Polsek Lais Berhasil Amankan Pembobol Rumah di Desa Teluk kijing II Kecamatan Lais


MUBA - Zalpi Heri (26) tahun seorang petani, warga Dusun V Desa Teluk Kijing II Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin diringkus Tim Unit Reskrim Polsek Lais. Ia diringkus atas dugaan  tindak pidana pencurian dengan pemberatan di rumah korban Nasrullah pada hari Senin, 21 Agustus 2023 sekira pukul 03.00 WIB, dirumah korban di Dusun IV Desa Teluk Kijing II, Kecamatan Lais.


"Pelaku masuk ke rumah korban dengan cara pelaku mencongkel gembok rumah korban dengan alat diduga obeng, kemudian pelaku memasuki rumah korban, lalu mengambil 1 (satu) unit mesin cuci merk Aqua, 1 (satu) unit tabung merk Polytron 29 inch, 1 (satu) unit kipas angin stand merk Maspion 16 inch, 1 (satu) unit magic jar merk Miyako, 2 (dua) buah tas kulit sandang warna hitam dan 1 (satu) unit strika steinless stell warna putih," ujar Kapolsek Lais AKP M Ridho Pradani SPd SH, kepada wartawan media ini, Rabu (22/05/2024).


Dia berkata, setelah dilakukan proses penyelidikan diketahui pelaku yang sudah terlebih dahulu dilakukan penangkapan dan penahanan oleh Unit Reskrim Polsek Lais karena diduga melakukan pencurian dengan pemberatan di rumah Juliansyah yang berada di Dusun IV Desa Teluk Kijing II Kecamatan Lais. 


"Hasil pemeriksaan kita, tersangka mengakui perbuatannya telah melakukan pencurian di rumah pelapor atas nama Nasrullah yang berada di Dusun IV Teluk Kijing II, bersama dengan rekannya diantaranya, Anton, Jujuk, Dandi, dan Arik. Masing-masing DPO dan akan terus kita kejar," katanya.


"Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp. 5.000.000,- (lima juta rupiah) dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lais. Sementara tersangka kita jerat dengan Pasal 363 ayat (2) KUHPidana," tambahnya.


Selain itu, ia juga menghimbau kepada para rekan-rekan tersangka yang DPO untuk segera menyerahkan diri dan juga kepada keluarga untuk memberikan informasi kepada polisi jika mengetahui keberadaan para DPO.


Berikut barang bukti yang berhasil diamankan polisi : 

- 1 (satu) unit mesin cuci merk Aqua.

- 1 (satu) unit tabung merk Polytron 29 inch.

- 1 (satu) unit kipas angin stand merk Maspion 16 inch.

- 1 (satu) unit magic jar merk Miyako.

- 1 (satu) unit strika stainless stell warna putih.

- 2 (dua) buah tas kulit sandang warna hitam.

- 1 (satu) buah fiting pengunci pintu.

Share:

Tuesday, May 21, 2024

Wartelsus, Layanan Komunikasi bagi Warga Binaan Lapas Sekayu


Warga Binaan Lapas Sekayu tidak perlu khawatir bagaimana cara untuk mengetahui kabar keluarga di rumah. Lapas Sekayu selama ini sudah menyediakan sarana Warung Telekomunikasi Khusus (Wartelsus) untuk memberikan layanan komunikasi bagi warga binaan. 


Sebanyak 30 Bilik telepon yang disediakan Lapas Sekayu, bisa digunakan warga binaan untuk berkomunikasi dengan keluarga mereka di luar Lapas.


Kalapas Sekayu, Yosef Leonard Sihombing mengatakan, sarana Wartelsus ini sengaja disiapkan untuk mengakomodir kebutuhan warga binaan, supaya bisa berkomunikasi dengan keluarga, dan orang-orang terdekat mereka. 


Selain itu, ia juga menambahkan, adanya layanan Wartelsus juga merupakan salah satu langkah Lapas Sekayu, untuk memutus upaya masuknya ponsel ke dalam Lapas.


“Kami berkomitmen untuk memberantas masuknya ponsel ke dalam Lapas. Maka, harus diimbangi dengan penyediaan fasilitas yang dapat mengganti kebutuhan warga binaan akan komunikasi," kata Yosef.

Share:

Lapas Sekayu Gelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-116


Lapas Sekayu menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-116 Tahun 2024, yang diselenggarakan di Lapangan Upacara Lapas Sekayu, Senin (20/5/2024).


Upacara Hari Kebangkitan Nasional yang bertema "Bangkit untuk Indonesia Emas" tersebut dipimpin langsung oleh Kalapas Sekayu, Yosef Leonard Sihombing. Serta diikuti oleh seluruh petugas. 


Adapun prosesi upacara antara lain pengibaran bendera, mengheningkan cipta, serta pembacaan teks pembukaan UUD 1945.


Dalam sambutannya, Kalapas Sekayu membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Budi Arie Setiadi menyampaikan bahwa, momen kebangkitan nasional yang dirasakan saat ini merupakan fase kedua, yakni melanjutkan semangat kebangkitan pertama yang dipancangkan pendiri bangsa.


"Di titik inilah seluruh potensi sumber daya alam, bonus demografi, potensi transformasi digital, menjadi modal dasar menuju "Indonesia Emas 2024". Mari kita rayakan kebangkitan nasional kedua, menuju Indonesia Emas dengan mengambil keputusan yang tepat dan cermat," tuturnya.


Kemudian, upacara peringatan diakhiri dengan memanjatkan doa kepada Tuhan YME, agar meridhoi perjuangan ASN Lapas Sekayu dalam mengemban amanah demi kemajuan bangsa dan negara.

Share:

Monday, May 20, 2024

Lapas Sekayu Lakukan Pemeliharaan dan Perawatan Senjata Rutin, Pastikan Senjata Selalu Siaga


Muba - Lapas Sekayu melalui jajaran Adminstrasi Keamanan dan ketertiban (Min Kamtib) melakukan pemeliharaan dan perawatan senjata api (senpi) secara rutin, Sabtu (18/5/2024). 


Kalapas Sekayu, Yosef Leonard Sihombing mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kondisi senjata dapat berfungsi dengan baik, guna menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan terutama pada bidang keamanan.


Yosef juga menambahkan, pemeliharaan dan perawatan senjata api dilakukan secara rutin guna memastikan kondisi senjata selalu siaga dan kondisinya tetap baik. Menurutnya, pemeliharaan dan perawatan senjata merupakan keharusan untuk menunjang keamanan di dalam Lapas.


“Perawatan dan pemeliharaan senjata kami lakukan secara rutin guna menjaga kondisi senjata tetap baik, karena senjata memegang peranan krusial di dalam Lapas," kata Yosef. 


Perawatan senpi dimulai dengan mengecek bagian luar bodi senpi, dilanjutkan dengan membongkar senpi untuk memeriksa seluruh isi dari komponen-komponen senpi. Hal ini secara teliti dilakukan, agar seluruh bagian dari senpi tidak luput dari pengecekan.


Kasubsi Keamanan, M. Fahrul Rozi dan Kasubsi Peltatip, Erhan beserta staf Min Kamtib ikut dalam kegiatan pemeliharaan dan pemeriksaan senjata api tersebut.

Share:

Wednesday, May 15, 2024

Cegah Gangguan Kamtib, Lapas Sekayu Lakukan Pengelasan Pintu Terali Blok Hunian


Sekayu - Lapas Sekayu melakukan pengelasan pintu terali kamar Blok Hunian. Hal itu dilakukan untuk mencegah adanya gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib).


Kalapas Sekayu, Yosef Leonard Sihombing mengatakan, jajarannya senantiasa melakukan deteksi dini, terhadap hal-hal yang memungkinan adanya gangguan keamanan dan ketertiban. 


"Petugas Lapas Sekayu secara rutin melakukan pengecekan kondisi terali dan pintu kamar hunian warga binaan. Jika ada terali yang dinilai sudah keropos akibat karat, kami langsung melakukan pemeliharaan," kata Yosef. 


Kalapas Sekayu juga menambahkan, bahwa dalam rangka peningkatan keamanan dan ketertiban, pihaknya melakukan berbagai upaya, salah satunya perbaikan sarana dan prasarana. 


Kegiatan pengelasan tersebut dipantau langsung oleh Ka. KPLP, Ari Ismanto. Ia mengatakan, sesuai perintah Kalapas, petugas langsung melakukan pemeliharaan terhadap pintu kamar hunian sebagai langkah antisipatif. 


"Kami melakukan pengelasan pintu terali yang sudah berkarat tersebut. Kegiatan ini merupakan salah satu tindakan deteksi dini, guna mencegah gangguan kamtib," kata Ari.

Share:

Koordinasi dengan BLK, Lapas Sekayu Agendakan Pelatihan bagi Warga Binaan


Muba - Lapas Sekayu melakukan koordinasi dengan pihak Balai Latihan Kerja (BLK) Sekayu, dalam rangka mengagendakan kegiatan pelatihan bagi warga binaan, Selasa (14/5/2024). 


Kalapas Sekayu, Yosef Leonard Sihombing dalam hal ini diwakili oleh Kasubsi Kegiatan Kerja, Apeni Kasbarua berkoordinasi dengan BLK Sekayu untuk membahas persiapan pelatihan. 


Pada kesempatan terpisah, Yosef Leonard Sihombing mengatakan, hal ini merupakan bentuk keseriusan Lapas Sekayu dalam memberikan keterampilan, untuk persiapan sebelum warga binaan kembali ke masyarakat nantinya.


"Pada saatnya warga binaan kita akan bebas dan dihadapkan dengan situasi di mana mereka harus membuktikan kepada lingkungannya, bahwa mereka telah berubah dan bermanfaat," kata Yosef. 


Dalam kegiatan koordinasi kali ini, Lapas Sekayu menyampaikan permohonan kerja sama dalam hal pelatihan di bidang meubelair dan teknik pengelasan.

Share:

Friday, May 10, 2024

Kanwil Kemenkumham Sumsel Lakukan Pemantauan Pos Yankomas di Lapas Sekayu


Sekayu - Kanwil Kemenkumham Sumsel melakukan pemantauan Pos Pelayanan Komunikasi Masyarakat (Yankomas) dan monitoring evaluasi Pelayanan Publik Berbasis Hak Asasi Manusia (P2HAM) di Lapas Sekayu, Senin (6/5/2024).


Dalam kegiatan tersebut, Kanwil Kemenkumham Sumsel melalui Bidang HAM diwakili oleh Kepala Bidang HAM, Karyadi dan Kepala Sub Bidang Pemajuan HAM, Berti Andriani. 


Kalapas Sekayu, Yosef Leonard Sihombing dan jajaran menyambut dengan hangat, kegiatan kunjungan dari Tim Kanwil Kemenkumham Sumsel tersebut. 


Kegiatan pemantauan Pos Yankomas dan monitoring evaluasi P2HAM dilakukan demi tercapainya pelayanan publik berbasis HAM, dan meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat melalui Pos Yankomas.


Pada kesempatan tersebut juga, Yosef Leonard Sihombing menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan, dan kerja sama dalam bidang HAM, yakni kegiatan pemantauan Pos Yankomas, serta monitoring pemenuhan fasilitas dan pelayanan dalam pelaksanaan P2HAM di Lapas Sekayu. 


"Penghormatan, Perlindungan, Pemajuan, Penegakan, dan Pemenuhan HAM yang biasa dikenal dengan P5HAM adalah tanggung jawab kita bersama. Oleh sebab itu, kami merasa Pos Yankomas sangat penting, agar dapat semakin mendekatkan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan komunikasi masyarakat," kata Yosef. 


Kunjungan pemantauan dan monev ditutup dengan melihat fasilitas yang berada di Lapas Sekayu, agar mengetahui kondisi sarana dan prasarana penunjang Pos Yankomas dan P2HAM.

Share:

Jum'at Barokah Polsek Keluang Beserta Anggota Laksanakan Giat Pembagian Sembako Untuk Warga Kompres Kel.Keluang Muba


Sekayu - Kapolsek Keluang bersama Anggotanya melaksanakan kegiatan Jumat Berkah dengan membagikan sembako kepada masyarakat kurang mampu di desa kompres kel.keluang kec.keluang Kabupaten Musi Banyuasin, pada Jum'at (10/05/2024).

Kapolsek keluang AKP Hendra Sutisna mengatakan, "pembagian sembako Jum’at Berkah ini bentuk Keperdulian Kami kepada Warga kompres, memberikan bantuan kepada masyarakat kurang mampu yang tinggal diwilayah kecamatan Keluang.

"Kegiatan membagikan sembako kepada warga kurang mampu merupakan wujud kepedulian terhadap sesama dalam membantu meringankan beban masyarakat”, ujarnya.

AKP Hendra Sutisna Berharap, "Mudah-mudahan bantuan sembako ini bermanfaat dan dapat mempererat tali silaturahmi antara Polsek Keluang dan masyarakat Keluang, "pembagian paket sembako Ini akan terus dilakukan secara berkala dengan masyarakat yang membutuhkan, "ucapnya.

Ditempat yang Sama IPDA Feri SH.MH Kanit Keluang Menyampaikan, "dalam kegiatan Juma'at Berkah ini, banyak masyarakat sangat mengharapkan uluran tangan Dari Sesama, untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari khususnya bagi warga Kompres Kec.Keluang yang kurang mampu”, Tuturnya.

“Meskipun nilai sembako yang dibagikan ini memang tidak seberapa, Namun ini adalah bentuk kepedulian Kami Dari Polsek keluang kepada masyarakat Khususnya Warga Kompres Kec. Keluang. "Tutupnya,. IPDA Feri SH.MH.

Turut Hadir Dalam Kegiatan Tersebut Kapolsek Keluang AKP Hendra Sutisna, Kanit Reskrim Polsek Keluang IPDA Feri SH.MH, Banit Reskrim AIPTU Jamadi, Bhabinkamtibmas BRIGADIR Heriansyah, Banit Reskrim Bripda Robi Mulya.

Share:

Wednesday, May 8, 2024

Wujud Kepedulian, Polsek Keluang Berikan Bantuan kepada Ibu Korban Pembunuhan


MUBA - Kepolisian Sektor (Polsek) Keluang memberikan bantuan dan sambang kepada ibu korban pembunuhan beberapa waktu lalu di Desa Cipta Praja (A7). Di mana saat ini kasus tersebut  masih tahap penyelidikan Sat Reskrim Polres Muba dan Polsek Keluang.


Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolsek Keluang AKP Hendra Sutisna SH, yang diwakili oleh Kanit Reskrim Ipda Feri SH MH dan Kanit Binmas Aipda Hari Nata Utama SH, Rabu (08/05/2024), sore.


"Bantuan yang kita berikan ini berupa sembako. Bantuan ini bertujuan untuk membantu meringankan beban ekonomi orang tua korban yang masih dalam keadaan berduka. Selain memberikan bantuan kita juga menyambangi orang tua korban agar dia terhibur," ujar Kapolsek Keluang AKP Hendra Sutisna SH.


Selain itu, kata dia, kegiatan ini juga wujud kepedulian polri jika ada masyarakat yang sedang mendapatkan musibah, baik musibah kebakaran ataupun musibah lainnya.


"Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan jangan menilai dari jumlah yang diberikan, tapi nilailah wujud kepedulian polisi dalam membantu warga. Ini sudah menjadi kewajiban polisi dalam menjalankan tugas,  sesuai dengan tugas pokoknya melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat," katanya.


Sementara, Kanit Reskrim Polsek Keluang Ipda Feri SH MH mengucapkan turut berdukacita semoga almarhum ditempatkan yang layak.


"Kami dari Polsek Keluang turut berdukacita dan kepada keluarga korban semoga tabah dalam menghadapi cobaan,"pungkasnya.

Share:

PEMDES AIR ITAM TIMUR LAKSANAKAN PELATIHAN TERHADAP MASYARAKAT DENGAN MATERI KETAHANAN PANGAN


Lintasmuba.com - Pemerintahan Desa Air itam timur laksana kan pelatihan terhadap masyarakat dengan materi ketahanan pangan.

Yang di laksanakan pada hari Senin tanggal 6 Mei 2024, di kantor kepala desa Air itam timur.

( Selasa 7 mei 2024) Dalam acara tersebut di hadiri oleh DPMD pak Edo sebagai sala satu Nara sumber di acara tersebut.

Dan juga dari Disperta bidang ketahanan pangan pak Alponi,

 sedangkan dari kecamatan yang di wakil kan ke pada sekcam pak Herianto.

Sebelum masuk ke acara inti, di mana Nara sumber akan memaparkan materi kepada peserta.

Pak kades terlebih dahulu membuka acara tersebut langsung kata sambutannya.

Pak Kades Alamsyah Makmun memberi semangat kepada masyarakat yang menjadi peserta pelatihan,

agar menyerap apa yang di sampaikan dan di ajarkan oleh Nara sumber nanti nya . jelas pak Kades lebih lanjut.

Sebab pemdes Air itam timur memilih dan mempioritas kan untuk pelatihan atas saran dari prangkat prangkat nya.

Karna mengadakan pelatihan termasuk juga membangun Sumber Daya Manusia( SDM).

masyarakat yang tadi nya tidak mengerti jadi mengerti.tutup pak Kades.

Begitu juga ketiga Nara sumber, mereka mempunyai pesan pesan yang cukup bermanfaat bila perserta memperhatikan dengan seksama.

karena ilmu para Nara sumber mengenai cara bertani dan berternak mereka ajarkan secara teori.

Pemdes Air itam timur untuk angaran ketahanan pangan tahun 2024 ini.

Mereka Alokasih kan ke ternak sapi.

Nah pak Edo sebagai Nara sumber dari DPMD Menjelaskan,masalah pemerintah pusat masih mengalokasikan 20% DD ke tahanan pangan.

Dikarenakan pertumbuhan penduduk masih cukup besar

sedangkan ketahanan pangan belum seimbang.

Karna akibat dari komplik Dunia,maka masyarakat harus di latih untuk mempunyai penghasil tambahan.


Dan di akhir paparan pak Edo, mengharapkan agar ternaknya nanti bisa berkembang biak.

Jangan sampai ketika di cek ke lapangan kata kata berkembang nya hilang....tinggal kata "biak " nya saja....!!!

Karna kata " biak" bahasa PALI,arti nya habis.

Tutup pak Edo sambil tersenyum karna bergurau namun itu sering terjadi pada kelompok peternak pada umum nya .


Para peserta pelatihan menangapi dari paparan para Nara sumber dengan seksama.


Dan mereka juga berharap agar Pemda kabupaten PALI serius dalam membangun cetakan sawah SARSI.

Yang hampir terbengkalai akibat tidak ada nya alat berat untuk mengupas tanah asam lapisan atas.karena itu juga lahan untuk ketahanan pangan masyarakat Air itam .


Begitu juga dengan sei.batang hari danau dan sei. Penukal ,agar ikan nya tidak di sentrum dan di racuni di saat musim kemarau tiba.

Begitu lah harapan masyarakat untuk ke depan nya.(Darmadi)

Share:

Tuesday, May 7, 2024

Isu Adanya Dugaan Temuan BPKP Potensi Penyimpangan Dana Sekretariat DPRD Kabupaten Musi Rawas Capai Rp 28 Miliar


MUSI RAWAS - Munculnya isu dugaan temuan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sumatera Selatan terhadap Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Rawas tahun anggaran 2023 menjadi perhatian serius publik. Isu ini menggemparkan masyarakat dengan nilai dugaan temuan mencapai Rp 28 miliar, yang diduga merupakan potensi penyimpangan dana publik.


Isu ini merujuk pada 11 item temuan yang disebutkan dalam laporan dugaan temuan BPKP, yang mencakup berbagai aspek seperti pelaksanaan kegiatan perjalanan dinas, tarif pemotongan pajak penghasilan, kelebihan pembayaran belanja rapat, hingga kelengkapan bukti transaksi yang diragukan. Salah satu poin penting adalah dugaan penyimpangan dalam penyusunan laporan keuangan Sekretariat DPRD Musi Rawas yang tidak memenuhi prinsip dan karakteristik kualitatif.


Upaya media untuk memperoleh klarifikasi langsung dari pihak terkait, yakni BPKP Perwakilan Sumatera Selatan, tidak membuahkan hasil. Meskipun awak media telah mendatangi gedung BPKP, namun tidak ada petugas yang dapat memberikan tanggapan terkait informasi yang telah beredar luas ini.


Langkah selanjutnya, awak media mencoba meminta keterangan langsung kepada Sekretaris DPRD Kabupaten Musi Rawas, H. Elbaroma. Beliau dengan tegas menyangkal kebenaran informasi yang beredar, dan menyatakan bahwa belum ada hasil resmi yang diumumkan oleh BPKP terkait temuan tersebut. 


“Nah yang ngomong dengan nga tu siape, ku nak tanye, ku kan dak pernah ngomong itu. Setelanye belum ade anu (hasil resmi) kite dak pacak kan. Ade lembaga yang berwenang ngeleho (mengeluarkan) hetu, bukan kite. Aku lom pacak jelas e, tanye lah dengan yang ngomong e siape. Ye tu lom pacak ngomong e, yang ngeleho isu e tu siape. Harus bertanggung jawab kan. Kecuali sudah ade LHP kan," ungkap Elbaroma kepada media pada Selasa, (07/05/2024).


Penyangkalan dari Sekretaris DPRD Kabupaten Musi Rawas menimbulkan kebingungan di kalangan masyarakat. Sementara isu ini terus menjadi perbincangan hangat, kejelasan mengenai dugaan temuan BPKP dan potensi penyimpangan dana publik di Sekretariat DPRD Musi Rawas masih menjadi tanda tanya besar bagi semua pihak.


Publik berharap agar proses klarifikasi dan penegakan hukum terhadap dugaan penyimpangan ini dapat dilakukan secara transparan dan adil demi menjaga integritas dan akuntabilitas pemerintahan daerah.


Seperti yang disampaikan Febri Habibi Asril, SH selaku praktisi hukum dan aktifis di bumi silampari, jika benar itu adanya harus segera diproses sebagaimana mestinya, seperti halnya ada temuan tersebut maka kerugian negara harus dikembalikan.


"Kita tunggu saja LBH resmi dari BPKP, jika benar itu adanya, kami mendesak agar yang menjadi temuan segera dikembalikan ke negara, jangan ada kongkalikong atau lobi-lobi ataupun hal-hal lain yang mencoba menambah kerugian uang negara," ungkap Febri. (*)

Share:

Monday, May 6, 2024

Di Duga Akibat Tumpahan Minyak Ilegal Di jalan, Nyaris Membuat Puluhan pengendara Bermotor Kecelakaan


MUBA - Puluhan pengendara sepeda motor yang melintas di Jalinteng Kecamatan Babat Toman, nyaris kecelakaan akibat tumpahan minyak berceceran di jalan, Kamis (2/5/2024).

Tumpahan minyak tersebut berada di Kelurahan Babat tepatnya di lajur jalan arah Sekayu- Mangun Jaya, mulai dari Jembatan 1 hingga ke dekat bekas tempat penampungan minyak Di Duga milik (P) warga Babat Toman.

Belum diketahui secara pasti sumber tumpahan minyak tersebut, namun kuat dugaan minyak yang berceceran tersebut berasal dari tangki angkutan minyak yang kerap melintas.

Sofyan (44) pengendara yang melintas membenarkan terkait adanya tumpahan minyak tersebut.

"Hati-hati pemakai jalan yang melewati jalur arah ke Mangun Jaya, tadi banyak kendaraan roda dua tergelincir akibat tumpahan minyak solar itam dari mobil tengki di sepanjang jalan, dari Jembatan 1 Babat ke arah Mangun Jaya," katanya.

Terpisah warga Babat Toman yang minta namanya tidak dimuat pada pemberitaan mengatakan bahwa memang di sekitar lokasi tersebut banyak mobil tangki angkutan minyak yang kerap parkir.

"Di sana kan ada bekas tempat penampungan minyak milik P, dimana banyak mobil tangki minyak kerap parkir. Nah, apakah minyak yang berceceran itu berasal dari mobil tangki yang kerap parkir atau bukan itu saya tidak tahu pasti. Namun, setiap hari ada banyak tangki minyak keluar masuk disana," katanya.

Lebih lanjut warga Babat Toman tersebut berharap, puhak terkait bisa turun tangan untuk menetralisir bekas tumpahan minyak yang ada di jalan agar tidak membahayakan pengendara.

"Harapannya agar pihak terkait bisa menyiram atau membersihkan tumpahan minyak itu, takutnya nanti akan makan korban," tukasnya.(*)

Share:

Bergoyang House music remix (Dj ) didesa Keban 1 Hiraukan larangan Kapolda Sumsel



MUSI BANYUASIN| - Acara Hajatan warga  yang berada didesa Keban Kecamatan Sanga desa Putar musik remix yang dimeriahkan oleh Rajawali music dan  DJ dedek Amel. Senin (06/05/2024)


Kapolda Sumsel Irjen pol Albertus Rachmad Wibowo S.I.K., M.I.K. , secara resmi telah melarang hiburan organ tunggal memutar musik aliran jenis elektro atau biasa di sebut dengan musik remix atau dj .

Tentunya pelarangan tersebut salah satu upaya pencegahan peredaran narkoba di masyarakat Sumsel yang kian masif.Terlebih lagi adanya musik remix memicu potensi diduga mengundang para pecandu dan pengedar untuk menggelar transaksi narkoba.

Hadirnya larangan ini sebagai wujud keseriusan pihak kepolisian dalam melarang peredaran barang berbahaya tersebut.

Acara Hajatan warga Pernikahan ( ML) dan (V) yang berada di Desa Keban 1 memutar aliran musik elektro atau dikenal dengan sebutan musik remix yang membuat para penonton berjoget goyang dengan bebas.

Berdasarkan informasi yang didapat dari warga, pemilik tuan rumah yang memutar musik Dj tersebut atas nama (SW).

Kepala desa Keban 1  Kurnaini saat dikonfirmasi awak media  mengatakan "jadi itulah dek barusan tuan Hajat  atau tuan rumahnya sudah dikasih himbauan termasuk dengan Kapolsek maupun oleh anggota Danramil ,itu ahli rumah tadi sudah kami kasih Himbauan pemutaran musik remix (Dj) tidak akan terjadi dan buat surat pernyataan dan itu di batalkan"jelasnya 


Saat Tim awak media turun kelokasi acara berbeda dengan fakta apa yang dikatakan Kepala desa Keban 1, musik remix (Dj ) diacara hajatan mengguncang desa keban 1 (tetap diputar ).

Terpisah, Kapolsek Sanga desa dan Kanit Reskrim Polsek Sanga desa Ipda Dohan saat dikonfirmasi melalui pesan Whatshap siap ndo aku coba konfirmasi  di kanit intel hingga berita ini di terbitkan.

Permasalahan ini diharapkan kepada Kapolda Sumsel Irjen pol Albertus Rachmad Wibowo S.I.K., M.I.K. ,  untuk menindak tegas para oknum Kepala desa maupun pihak APH yang apabila membebaskan aliran musik Elektro remix (Dj) diputar di acara hajatan warga.(Tim)
Share:

Sunday, May 5, 2024

APH Di Duga Tutup Mata, Gudang Penampungan Minyal Ilegal Milik (PY) Bebas Dan Leluasa Di Wilayah Muba : Ketua DPC PWRI MuBA Andi Mustika S.E ANgkat Bicara


SEKAYU - Menindak lanjuti beberapa Waktu yang lalu puluhan berita media online mengambang Di duga Tidak Ada tindakan Dari Aparat penegak Hukum (APH) yang memberitakan aktivitas gudang penampungan minyak ilegal Deriling, diduga milik (PY)  Bebas Dan Leluas Se'akan Kebal Hukum  Menjalankan Aktivitas  di jalan lintas babat Toman kecamatan babat Toman kabupaten Musi Banyuasin pada Rabu (17/04/2024)


Menurut informasi yang di dapatkan Awak Media (×) Mengatakan, "Tempat Penampungan minyak ini milik  (PY) pak.

Toke lagi di rumah.

"Minyak kami ambil dari dalam Desa keban dan Hindoli kami bawa ke tempat penampungan Di Babat ini,"Toke (PY) sudah Berkordinasi pak.


Ketua DPC PWRI Muba Andi Mustika,S.E  Mengatakan, "saya meminta kepada Kapolres Muba, Kapolda Sumsel, PM Muba Dan Pomdam Sriwijaya Untuk Menindak Tegas  mafia-mafia yang bermain minyak ilegal Deriling khususnya yang berinisial (PY) sesuaikan undang-undang dan peraturan kementerian (SDM) di negara RI kita ini, ungkapnya.


"saya tagih janji Bapak kapolda Sumsel Irjen. Pol. Albertus Rachmad Wibowo, S.I.K., M.I.K.Yang mengatakan bahwa tidak ada lagi Adanya Aktivitas minyak ilegal Deriling di wilayah kabupaten Musi Banyuasin provinsi Sumatera Selatan, Namun Di duga bertolak belakang.


Lanjutnya, "Disini Kalau tidak ada ketegasan dari pihak (APH) akan saya Laporkan ke Mabes polri dan Panglima TNi Bagi Oknum Anggota Yang Membekingi Aktivitas Ilegal Tersebut, "Tegasnya Andi Mustika,SE Ketua DPC PWRI Muba. 


Sementara Kapolres Muba imam Syafi'i saat di konfirmasi Awak media Melalui via WhatsApp nya bernomor*** tidak ada jawaban untuk keseimbangan berita ini Lalu di terbit kan.

Share:

Saturday, May 4, 2024

Pukau Ribuan Masyarakat Muba Trisuka dan Nabila Bawa 10 Lagu Dalam Pembukaan MTQ XXX


SEKAYU-- Ribuan masyarakat kota Sekayu terhipnotis dengan penampilan Trisuaka dan Nabila dalam pembukaan Musabaqoh Tilawatil Quraan (MTQ) tingkat Provinsi Sumatera Selatan yang dilaksanakan di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Jumat (3/10/2024) malam.


Trisuaka yang mengenakan baju koko berawarna putih dan sedangkan Nabila mengenakan baju muslimah berkerudung, membuat duet yang juga pasangan suami istri ini tampak kompak dalam setiap lagu yang dibawakan.


Membawakan 10 lagu Trisuaka dan Nabila membuat suasana Stabel Berkuda Sekayu menjadi meriah, diawali dengan lagu Aisya Istri Rosulullah seketika menghipnotis penonton dari remaja hingga orang tua.

Sebelumnya, Tri Suaka dan Nabila dalam Podcast bersama Kominfo Muba menceritakan awal mula mereka bisa menjadi pasangan duet dalam lagu hingga pasangan hidup. "Hingga berbagi Tips untuk yang ingin berjuang menggapai mimpi jangan mengeluh. Nikmati semua prosenya dan selalu berdoa,"tuturnya. 

 

Nabila juga berharap acara pembukaan MTQ yang nanti malam akan di gelar di Kabupaten Muba "semoga bisa berjalan dengan lancar dan seluruh masyarakat Muba dapat menikmati setiap lagu yang akan kami dendangkan,"ujarnya.

Share:




MUBA - Karena tidak senang dimarahi , Rusmin als Teguh (28) seorang pengangguran warga Kelurahan Bayung Lencir Indah Kecamatan Bayung Lencir Musi Banyuasin ini tega menganiaya Evi Karinah (30) yang juga merupakan Ayuk kandungnya sendiri.

Peristiwa ini terjadi pada hari Selasa (20/06/2023) sekira pukul 10.00 wib dirumah korban di rt 01 rw 02 Kelurahan Bayung Lencir Indah.

Korban Evi menderita luka bacok pada bahu sebelah kiri dan kepala akibat terkena bacokan sebilah parang yang dilakukan oleh adik kandungnya sendiri.

Kapolres Muba Akbp. Siswandi Sik. SH.MH melalui Kapolsek Bayung Lencir Iptu Bondan Try Hoetomo STK.SIK.MH saat dikonfirmasi oleh Tribratamubanews hari Sabtu (24/06/2023) membenarkan adanya peristiwa penganiayaan tersebut.

Antara pelaku dan korban masih merupakan saudara kandung, mungkin karena mudah emosi dan temperamen, pelaku dengan teganya membacok korban yang merupakan Ayuk kandungnya sendiri. jelasnya.

Saat ini pelaku sudah kami tangkap dan  ditetapkan menjadi tersangka, demikian juga sebilah parang panjang yang digunakan untuk membacok korban sudah kami sita, sedangkan korban dibawa ke Rsud Bayung lencir untuk mendapatkan pengobatan.

Tersangka kami kenakan pasal penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 351 ayat (2) KUHP dengan ancaman hukuman penjara 5 tahun. tambah Bondan. 

Asian Games 2018


CPNS 2018


Lintas Muba



Labels

Blog Archive