Friday, June 21, 2024

Polsek Batang Hari Leko Gelar Sunatan Massal hingga Bansos Jelang Hari Bhayangkara ke-78


SEKAYU - Jelang peringatan HUT Bhayangkara ke-78, seluruh jajaran Polri di Indonesia mengadakan sejumlah kegiatan untuk masyarakat.


Seperti dilakukan Polsek Batang Hari Leko, Kabupaten Muba, Sumatera Selatan.


Mengadakan kegiatan sunatan massal, bakti kesehatan untuk lanjut usia (lansia), bantuan sosial, dan bantuan bagi anak stunting.


Kegiatan ini diselenggarakan di Mapolsek Batang Hari Leko pada Jumat 21 Juni 2024.


“Alhamdulillah, kegiatan pada hari ini berjalan lanjar dan sukses,” kata Kapolres Muba AKBP Imam Safii SIK MSi melalui Kapolsek Batang Hari Leko Iptu Nasirin SH MH.


Pada rangkaian HUT Bhayangkara ke-78 tahun 2024 ini kegiatan sunatan massal diikuti 30 anak serta bakti kesehatan lansia 30 orang, Bansos sebanyak 35 paket, dan stunting bagi 3 anak.


“Kita melibatkan pihak Puskesmas, Pemerintah Kecamatan Batang Hari Leko, dan unsur-unsur terkait,” ungkapnya.


Menurut Nasirin, kegiatan tersebut merupakan bagian dari kepedulian Polri guna membantu masyarakat yang kurang mampu di bidang kesehatan, melalui program khitanan massal secara gratis.


“Polri sebagai bagian dari masyarakat, turut berkontribusi dalam menangani masalah kesehatan melalui bakti kesehatan sunatan massal,” ujarnya.


Lebih lanjut, Kapolsek mengatakan pihaknya sangat bersyukur bisa melaksanakan kegiatan tersebut, selain menunaikan anjuran agama Islam, khitanan atau sunat massal juga bertujuan untuk meringankan beban masing-masing keluarga peserta.


“Kita pun mengadakannya pas hari Jumat karena dalam Islam merupakan hari yang baik sekaligus mencari keberkahan.


Tidak hanya itu saja, Polsek Batang Hari Leko InsyaAllah setiap Jumat pun menjalankan program Jumat berbagi,” tegasnya.

Share:

Kacau !! Amukan Si Jago Merah Lagi Dan Lagi Lahap 6 Sumur Minyak Ilegal


Muba - Kembali lagi si jago merah lahap  Sumur Minyak Ilegal Drilling di kec keluang sekira pukul 7 malam Di duga Milik (GN ) Dan (Am) pada Kamis 20 juni 2024

Ratusan sumur minyak ilegal driling yang melakukan aktivitas Di Kec Keluang bertempat Di  Pt Hindoli.

amukan sijago merah yang membarah membakar  sebanyak 6 Sumur Bor minyak Ilegal Driling Di Kec Keluang Yang Sangat Hebat.

Seringnya terjadi insiden kebakaran tempat pengeboran atau penyulingan minyak Ilegal Driling sejauh ini belum adanya tindakan secara menyeluruh dan hanya dilakukan secara formalitas saja.

Nampaknya, aktivitas pelaku Ileggal Driling ini semakin meluas dan merajalela, seolah-olah diduga sudah memberikan setoran terhadap oknum yang tidak bertanggung jawab.

Tim awak media membincang salah satu masyarakat Keluang  (X) menjelaskan, "kebakaran Minyak Sumur Bor Di Pt Hindoli Milik (GN) Dan (AM) Pak, "Ucapnya (X)

Awak media Mencoba meminta konfirmasi kepada kanit Keluang Ipda Dohan, " Tidak Ada Jawaban. Hingga Berita Ini Di Terbitkan


Sangat di sayangkan Dan TiDak Adanya Tindakan Tegas Oleh Pihak Polsek Keluang Terkait Aktifitas  Pengeboran Ilegal Driling Yang Terbakar, Di Duga Seolah Olah Menerima Setoran Dari Pihak Pelaku Sumur Bor Ilegal Driling

HAL ini Di Harapkan  kepada Bapak Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. dan bapak Kapolda Sumsel Irjen Pol Albertus Rachmad Wibowo, S.I.K., M.I.K. agar menindak tegas kepada para pelaku mafia mafia minyak ilegal driling, maupun oknum APH yang membekingi .(Tim)
Share:




MUBA - Karena tidak senang dimarahi , Rusmin als Teguh (28) seorang pengangguran warga Kelurahan Bayung Lencir Indah Kecamatan Bayung Lencir Musi Banyuasin ini tega menganiaya Evi Karinah (30) yang juga merupakan Ayuk kandungnya sendiri.

Peristiwa ini terjadi pada hari Selasa (20/06/2023) sekira pukul 10.00 wib dirumah korban di rt 01 rw 02 Kelurahan Bayung Lencir Indah.

Korban Evi menderita luka bacok pada bahu sebelah kiri dan kepala akibat terkena bacokan sebilah parang yang dilakukan oleh adik kandungnya sendiri.

Kapolres Muba Akbp. Siswandi Sik. SH.MH melalui Kapolsek Bayung Lencir Iptu Bondan Try Hoetomo STK.SIK.MH saat dikonfirmasi oleh Tribratamubanews hari Sabtu (24/06/2023) membenarkan adanya peristiwa penganiayaan tersebut.

Antara pelaku dan korban masih merupakan saudara kandung, mungkin karena mudah emosi dan temperamen, pelaku dengan teganya membacok korban yang merupakan Ayuk kandungnya sendiri. jelasnya.

Saat ini pelaku sudah kami tangkap dan  ditetapkan menjadi tersangka, demikian juga sebilah parang panjang yang digunakan untuk membacok korban sudah kami sita, sedangkan korban dibawa ke Rsud Bayung lencir untuk mendapatkan pengobatan.

Tersangka kami kenakan pasal penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 351 ayat (2) KUHP dengan ancaman hukuman penjara 5 tahun. tambah Bondan. 

Asian Games 2018


CPNS 2018


Lintas Muba



Labels

Blog Archive