Friday, May 24, 2024

Lapas Sekayu Berikan Pelatihan Dai atau Pendakwah bagi Warga Binaan


Lapas Sekayu memberiman pelatihan dai atau pendakwah bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang berlangsung di Masjid Darut Taubah Lapas Sekayu, Jum'at (24/5/2024). 


Kalapas Sekayu, Yosef Leonard Sihombing mengatakan, kegiatan pelatihan dai/pendakwah bertujuan untuk memberikan pelatihan keterampilan sebagaimana tujuan Pemasyarakatan, yakni memberikan pembinaan terhadap WBP.


Ia melanjutkan, kegiatan pelatihan dapat berlangsung berkat kerja sama dengan Pondok Pesantren Qodratullah Langkan. 


“Kami ucapkan terima kasih kepada pihak Pondok Pesantren Qodratullah Langkan. Semoga kerja sama ini dapat berlangsung dengan baik ke depannya,” kata Yosef. 


Kalapas Sekayu juga berharap kegiatan ini dapat dimanfaatkan sebagai wadah dalam membentuk kepribadian WBP.


“Ke depannya, kami berharap makin banyak pelatihan-pelatihan bagi WBP, sehingga mereka memiliki kemampuan dan keterampilan yang dapat diterapkan ketika kembali kepada masyarakat nantinya,” ujar Yosef.

Share:

Wednesday, May 22, 2024

Unit Reskrim Polsek Lais Berhasil Amankan Pembobol Rumah di Desa Teluk kijing II Kecamatan Lais


MUBA - Zalpi Heri (26) tahun seorang petani, warga Dusun V Desa Teluk Kijing II Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin diringkus Tim Unit Reskrim Polsek Lais. Ia diringkus atas dugaan  tindak pidana pencurian dengan pemberatan di rumah korban Nasrullah pada hari Senin, 21 Agustus 2023 sekira pukul 03.00 WIB, dirumah korban di Dusun IV Desa Teluk Kijing II, Kecamatan Lais.


"Pelaku masuk ke rumah korban dengan cara pelaku mencongkel gembok rumah korban dengan alat diduga obeng, kemudian pelaku memasuki rumah korban, lalu mengambil 1 (satu) unit mesin cuci merk Aqua, 1 (satu) unit tabung merk Polytron 29 inch, 1 (satu) unit kipas angin stand merk Maspion 16 inch, 1 (satu) unit magic jar merk Miyako, 2 (dua) buah tas kulit sandang warna hitam dan 1 (satu) unit strika steinless stell warna putih," ujar Kapolsek Lais AKP M Ridho Pradani SPd SH, kepada wartawan media ini, Rabu (22/05/2024).


Dia berkata, setelah dilakukan proses penyelidikan diketahui pelaku yang sudah terlebih dahulu dilakukan penangkapan dan penahanan oleh Unit Reskrim Polsek Lais karena diduga melakukan pencurian dengan pemberatan di rumah Juliansyah yang berada di Dusun IV Desa Teluk Kijing II Kecamatan Lais. 


"Hasil pemeriksaan kita, tersangka mengakui perbuatannya telah melakukan pencurian di rumah pelapor atas nama Nasrullah yang berada di Dusun IV Teluk Kijing II, bersama dengan rekannya diantaranya, Anton, Jujuk, Dandi, dan Arik. Masing-masing DPO dan akan terus kita kejar," katanya.


"Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp. 5.000.000,- (lima juta rupiah) dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lais. Sementara tersangka kita jerat dengan Pasal 363 ayat (2) KUHPidana," tambahnya.


Selain itu, ia juga menghimbau kepada para rekan-rekan tersangka yang DPO untuk segera menyerahkan diri dan juga kepada keluarga untuk memberikan informasi kepada polisi jika mengetahui keberadaan para DPO.


Berikut barang bukti yang berhasil diamankan polisi : 

- 1 (satu) unit mesin cuci merk Aqua.

- 1 (satu) unit tabung merk Polytron 29 inch.

- 1 (satu) unit kipas angin stand merk Maspion 16 inch.

- 1 (satu) unit magic jar merk Miyako.

- 1 (satu) unit strika stainless stell warna putih.

- 2 (dua) buah tas kulit sandang warna hitam.

- 1 (satu) buah fiting pengunci pintu.

Share:

Tuesday, May 21, 2024

Wartelsus, Layanan Komunikasi bagi Warga Binaan Lapas Sekayu


Warga Binaan Lapas Sekayu tidak perlu khawatir bagaimana cara untuk mengetahui kabar keluarga di rumah. Lapas Sekayu selama ini sudah menyediakan sarana Warung Telekomunikasi Khusus (Wartelsus) untuk memberikan layanan komunikasi bagi warga binaan. 


Sebanyak 30 Bilik telepon yang disediakan Lapas Sekayu, bisa digunakan warga binaan untuk berkomunikasi dengan keluarga mereka di luar Lapas.


Kalapas Sekayu, Yosef Leonard Sihombing mengatakan, sarana Wartelsus ini sengaja disiapkan untuk mengakomodir kebutuhan warga binaan, supaya bisa berkomunikasi dengan keluarga, dan orang-orang terdekat mereka. 


Selain itu, ia juga menambahkan, adanya layanan Wartelsus juga merupakan salah satu langkah Lapas Sekayu, untuk memutus upaya masuknya ponsel ke dalam Lapas.


“Kami berkomitmen untuk memberantas masuknya ponsel ke dalam Lapas. Maka, harus diimbangi dengan penyediaan fasilitas yang dapat mengganti kebutuhan warga binaan akan komunikasi," kata Yosef.

Share:

Lapas Sekayu Gelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-116


Lapas Sekayu menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-116 Tahun 2024, yang diselenggarakan di Lapangan Upacara Lapas Sekayu, Senin (20/5/2024).


Upacara Hari Kebangkitan Nasional yang bertema "Bangkit untuk Indonesia Emas" tersebut dipimpin langsung oleh Kalapas Sekayu, Yosef Leonard Sihombing. Serta diikuti oleh seluruh petugas. 


Adapun prosesi upacara antara lain pengibaran bendera, mengheningkan cipta, serta pembacaan teks pembukaan UUD 1945.


Dalam sambutannya, Kalapas Sekayu membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Budi Arie Setiadi menyampaikan bahwa, momen kebangkitan nasional yang dirasakan saat ini merupakan fase kedua, yakni melanjutkan semangat kebangkitan pertama yang dipancangkan pendiri bangsa.


"Di titik inilah seluruh potensi sumber daya alam, bonus demografi, potensi transformasi digital, menjadi modal dasar menuju "Indonesia Emas 2024". Mari kita rayakan kebangkitan nasional kedua, menuju Indonesia Emas dengan mengambil keputusan yang tepat dan cermat," tuturnya.


Kemudian, upacara peringatan diakhiri dengan memanjatkan doa kepada Tuhan YME, agar meridhoi perjuangan ASN Lapas Sekayu dalam mengemban amanah demi kemajuan bangsa dan negara.

Share:

Monday, May 20, 2024

Lapas Sekayu Lakukan Pemeliharaan dan Perawatan Senjata Rutin, Pastikan Senjata Selalu Siaga


Muba - Lapas Sekayu melalui jajaran Adminstrasi Keamanan dan ketertiban (Min Kamtib) melakukan pemeliharaan dan perawatan senjata api (senpi) secara rutin, Sabtu (18/5/2024). 


Kalapas Sekayu, Yosef Leonard Sihombing mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kondisi senjata dapat berfungsi dengan baik, guna menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan terutama pada bidang keamanan.


Yosef juga menambahkan, pemeliharaan dan perawatan senjata api dilakukan secara rutin guna memastikan kondisi senjata selalu siaga dan kondisinya tetap baik. Menurutnya, pemeliharaan dan perawatan senjata merupakan keharusan untuk menunjang keamanan di dalam Lapas.


“Perawatan dan pemeliharaan senjata kami lakukan secara rutin guna menjaga kondisi senjata tetap baik, karena senjata memegang peranan krusial di dalam Lapas," kata Yosef. 


Perawatan senpi dimulai dengan mengecek bagian luar bodi senpi, dilanjutkan dengan membongkar senpi untuk memeriksa seluruh isi dari komponen-komponen senpi. Hal ini secara teliti dilakukan, agar seluruh bagian dari senpi tidak luput dari pengecekan.


Kasubsi Keamanan, M. Fahrul Rozi dan Kasubsi Peltatip, Erhan beserta staf Min Kamtib ikut dalam kegiatan pemeliharaan dan pemeriksaan senjata api tersebut.

Share:

Wednesday, May 15, 2024

Cegah Gangguan Kamtib, Lapas Sekayu Lakukan Pengelasan Pintu Terali Blok Hunian


Sekayu - Lapas Sekayu melakukan pengelasan pintu terali kamar Blok Hunian. Hal itu dilakukan untuk mencegah adanya gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib).


Kalapas Sekayu, Yosef Leonard Sihombing mengatakan, jajarannya senantiasa melakukan deteksi dini, terhadap hal-hal yang memungkinan adanya gangguan keamanan dan ketertiban. 


"Petugas Lapas Sekayu secara rutin melakukan pengecekan kondisi terali dan pintu kamar hunian warga binaan. Jika ada terali yang dinilai sudah keropos akibat karat, kami langsung melakukan pemeliharaan," kata Yosef. 


Kalapas Sekayu juga menambahkan, bahwa dalam rangka peningkatan keamanan dan ketertiban, pihaknya melakukan berbagai upaya, salah satunya perbaikan sarana dan prasarana. 


Kegiatan pengelasan tersebut dipantau langsung oleh Ka. KPLP, Ari Ismanto. Ia mengatakan, sesuai perintah Kalapas, petugas langsung melakukan pemeliharaan terhadap pintu kamar hunian sebagai langkah antisipatif. 


"Kami melakukan pengelasan pintu terali yang sudah berkarat tersebut. Kegiatan ini merupakan salah satu tindakan deteksi dini, guna mencegah gangguan kamtib," kata Ari.

Share:

Koordinasi dengan BLK, Lapas Sekayu Agendakan Pelatihan bagi Warga Binaan


Muba - Lapas Sekayu melakukan koordinasi dengan pihak Balai Latihan Kerja (BLK) Sekayu, dalam rangka mengagendakan kegiatan pelatihan bagi warga binaan, Selasa (14/5/2024). 


Kalapas Sekayu, Yosef Leonard Sihombing dalam hal ini diwakili oleh Kasubsi Kegiatan Kerja, Apeni Kasbarua berkoordinasi dengan BLK Sekayu untuk membahas persiapan pelatihan. 


Pada kesempatan terpisah, Yosef Leonard Sihombing mengatakan, hal ini merupakan bentuk keseriusan Lapas Sekayu dalam memberikan keterampilan, untuk persiapan sebelum warga binaan kembali ke masyarakat nantinya.


"Pada saatnya warga binaan kita akan bebas dan dihadapkan dengan situasi di mana mereka harus membuktikan kepada lingkungannya, bahwa mereka telah berubah dan bermanfaat," kata Yosef. 


Dalam kegiatan koordinasi kali ini, Lapas Sekayu menyampaikan permohonan kerja sama dalam hal pelatihan di bidang meubelair dan teknik pengelasan.

Share:




MUBA - Karena tidak senang dimarahi , Rusmin als Teguh (28) seorang pengangguran warga Kelurahan Bayung Lencir Indah Kecamatan Bayung Lencir Musi Banyuasin ini tega menganiaya Evi Karinah (30) yang juga merupakan Ayuk kandungnya sendiri.

Peristiwa ini terjadi pada hari Selasa (20/06/2023) sekira pukul 10.00 wib dirumah korban di rt 01 rw 02 Kelurahan Bayung Lencir Indah.

Korban Evi menderita luka bacok pada bahu sebelah kiri dan kepala akibat terkena bacokan sebilah parang yang dilakukan oleh adik kandungnya sendiri.

Kapolres Muba Akbp. Siswandi Sik. SH.MH melalui Kapolsek Bayung Lencir Iptu Bondan Try Hoetomo STK.SIK.MH saat dikonfirmasi oleh Tribratamubanews hari Sabtu (24/06/2023) membenarkan adanya peristiwa penganiayaan tersebut.

Antara pelaku dan korban masih merupakan saudara kandung, mungkin karena mudah emosi dan temperamen, pelaku dengan teganya membacok korban yang merupakan Ayuk kandungnya sendiri. jelasnya.

Saat ini pelaku sudah kami tangkap dan  ditetapkan menjadi tersangka, demikian juga sebilah parang panjang yang digunakan untuk membacok korban sudah kami sita, sedangkan korban dibawa ke Rsud Bayung lencir untuk mendapatkan pengobatan.

Tersangka kami kenakan pasal penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 351 ayat (2) KUHP dengan ancaman hukuman penjara 5 tahun. tambah Bondan. 

Asian Games 2018


CPNS 2018


Lintas Muba

Video



Labels

Blog Archive