Monday, June 3, 2024

Kembangkan Potensi Warga Binaan, Lapas Sekayu Sediakan Fasilitas Barber Shop


Sekayu - Berbagai upaya dilakukan Lapas Sekayu untuk memberikan bekal pembinaan kemandirian kepada warga binaan, agar setelah bebas dapat memiliki keterampilan, dan kembali ke masyarakat menjadi pekerja yang produktif.


Salah satu wujudnya, yaitu menyediakan sarana dan prasarana pembinaan kemandirian bidang jasa potong rambut (barber shop) untuk warga binaan Lapas Sekayu.


Kalapas Sekayu, Yosef Leonard Sihombing mengatakan, selain sebagai wadah untuk mengembangkan potensi keterampilan warga binaan, jasa potong rambut di Lapas juga untuk memberikan pelayanan ke warga binaan.


“Warga binaan Lapas Sekayu dipastikan mendapatkan pelayanan maksimal, baik dari segi kesehatan, kebersihan lingkungan, hingga kebersihan pribadi. Salah satu fasilitas yang diberikan Lapas Sekayu adalah jasa potong rambut yang juga dioperasikan oleh warga binaan. Untuk fasilitas kelengkapan alat-alat pemangkas rambut telah disediakan oleh pihak Lapas," kata Yosef.


Memangkas rambut warga binaan juga membuat penampilan lebih rapi, sehingga meningkatkan kondisi psikis agar lebih percaya diri. Keahlian memangkas rambut pun diharapkan, dapat memberikan manfaat bagi warga binaan setelah menyelesaikan masa pidana.


"Kita juga berharap, kelak jika para warga binaan usai menjalani masa pidana, bisa menciptakan lapangan pekerjaan, dengan menerapkan apa yang diajarkan di dalam Lapas," ujar Yosef.

Share:

Saturday, June 1, 2024

Lapas Sekayu Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila, Petugas Pakai Pakaian Adat


Muba - Lapas Sekayu menggelar upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang bertempat di Lapangan Olahraga Lapas Sekayu, Sabtu (1/6/2024). Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila. 


Pelaksanaan kegiatan upacara Hari Lahir Pancasila ini dipimpin secara langsung oleh Kalapas Sekayu, Yosef Leonard Sihombing, dan diikuti oleh seluruh petugas, dengan menggunakan pakaian adat nasional.


Bertindak selaku inspektur upacara, Kalapas Sekayu membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia (BPIP RI), Yudian Wahyudi, pada upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2024. 


“Pancasila harus senantiasa kita jiwai dan pedomani agar menjadi darah Indonesia. Selain regulasi yang berlandaskan pada semangat dan jiwa ideologi yang bekerja, yang dirasakan kehadiran dan manfaatnya oleh seluruh tumpah Pancasila, kita juga perlu keteladanan yang tercermin dari etika, integritas, dan karakter para pemimpin dan rakyat Indonesia,” ujar Yosef membacakan amanat. 


Kalapas Sekayu, Yosef Leonard Sihombing  juga mengucapkan selamat hari lahir Pancasila. Serta mengajak para petugas, untuk tetap mempertahankan nilai-nilai Pancasila, baik dalam bekerja maupun bermasyarakat.

Share:

Friday, May 31, 2024

Warga Binaan Lapas Sekayu Antusias Belajar Salat


Muba - Warga Binaan Lapas Sekayu antusias mengikuti kegiatan pembelajaran salat. Kegiatan belajar tata cara dan bacaan salat dilakukan di Masjid Darut Taubah Lapas Sekayu, Jumat (31/5/2024). 


Kalapas Sekayu, Yosef Leonard Sihombing mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan kerohanian yang dilakukan di dalam Lapas. 


"Para warga binaan dari berbagai tingkatan, baik yang baru belajar salat maupun yang ingin meningkatkan kualitas ibadahnya, semuanya antusias mengikuti kegiatan ini," kata Yosef. 


Petugas Lapas, ustadz dari Pondok Pesantren Qodratullah Langkan, serta sesama warga binaan yang memiliki latar belakang sebagai tokoh agama, turut berperan dalam mendampingi dan memberikan panduan kepada warga binaan yang ingin belajar. 


Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para warga binaan dapat memperdalam pemahaman, dan ketaatan dalam menjalankan salat sebagai bagian dari pembinaan rohani di Lapas Sekayu.


"Pembelajaran salat ini merupakan bentuk upaya pembinaan kerohanian. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi membawa dampak positif dalam perubahan diri para warga binaan," ujar Yosef.

Share:

Thursday, May 30, 2024

Pojok Baca Lapas Sekayu, Sarana Warga Binaan Agar Melek Literasi


Lapas Sekayu berkomitmen untuk melakukan berbagai pembinaan bagi warga binaan. Salah satunya sarana Pojok Baca Lapas Sekayu, sebagai langkah membina warga binaan agar melek literasi.


Kalapas Sekayu, Yosef Leonard Sihombing mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk terus mengembangkan potensi warga binaan melalui berbagai program.


"Salah satunya dengan menyediakan perpustakaan Lapas dengan koleksi buku yang bermutu,” kata Yosef.


Ia melanjutkan, dengan tersedianya pojok baca dan buku-buku bacaan yang berkualitas, diharapkan warga binaan dapat mengisi waktu dengan kegiatan yang produktif, dan mendidik selama menjalani masa pidana.


Kalapas Sekayu berharap, warga binaan tidak hanya menjadi individu yang lebih baik usai menjalani hukuman, tetapi juga memiliki wawasan yang luas, dan kemampuan untuk berkontribusi positif bagi masyarakat.


"Dengan adanya akses ke berbagai jenis literatur, warga binaan dapat memperdalam pengetahuan mereka, yang nantinya akan berguna saat terjun kembali masyarakat," kata Yosef.

Share:

Wednesday, May 29, 2024

Kades Muara Rengas Terpilih Ketua APDESI Kabupaten Mura


MUSI RAWAS-Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI), Provinsi Sumatera Selatan (Sum-Sel).


Menggelar kegiatan Musyawarah Cabang (Muscab) APDESI,Kabupaten Musi Rawas (Mura) di tahun 2024 yang berlangsung pada lantai III off room hotel Cozi Kota Lubuklinggau,Rabu (29/5).


Dalam hasil Muscab APDESI tingkat Kabupaten Mura di Kota Lubuklinggau,ketua kepengurusan APDESI yang terpilih 2024 hingga 2029 nanti yakni Yudi selaku Kepala Desa Muara Rengas Kecamatan Muara Lakitan.


Ketua APDESI Kabupaten Mura yang terpilih,Yudi mengucapkan ribuan terimakasih kepada seluruh jajaran Kepala Desa (Kades) se Kabupaten Mura.


" Yang mana pada kesempatan yang baik ini,telah memberikan kepercayaan untuk menjadi ketua kepengurusan APDESI Kabupaten Mura masa bhakti 2024 sampai 2029 mendatang,"ucap Yudi.


Kades Muara Rengas Yudi juga mengatakan setelah terpilih menjadi ketua kepengurusan APDESI Kabupaten Mura hari ini,kedepan nanti akan bekerja semaksimal mungkin untuk memperbaiki struktur keorganisasian dalam APDESI nanti.


Selain itu juga selaku ketua kepengurusan APDESI Kabupaten Mura yang terpilih,kedepan juga akan menyediakan kantor sekretariat APDESI Kabupaten Mura di Muara Beliti.


Karena jika APDESI Kabupaten Mura sudah memiliki kantor sekretariat tersendiri,maka seluruh Kades se Kabupaten Mura dapat menyampaikan keluhan-keluhan dalam membangun suatu Desa.


" Sebab apabilah sudah memiliki kantor sekretariat,sebagai organisasi tentu sudah memiliki wadah untuk bermusyawarah dalam membangun Desa serta menyampai persepsi masing-masing,"kata Yudi.


Yudi menegaskan bahwa berdirinya keorganisasian Dewan Perwakilan Cabang (DPC) APDESI ini,bukan untuk kepentingan-kepentingan pribadi ataupun politik.


Melainkan untuk kepentingan bersama,dalam membangun suatu Desa sekaligus membantu Pemerintah Kabupaten Mura membangun Daerah.


Disebabkan tahun ini merupakan memasuki tahun pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Mura.


Tentunya keorganisasian DPC APDESI Kabupaten Mura,tidak menunggangi bagi para oknum-oknum yang ingin berpolitik.


Yang akan berkepentingan maju dalam konteks dan kontestasi politik dalam Pilkada Bupati dan Wakil Bupati 2024 mendatang.


" Selaku ketua kepengurusan DPC APDESI Kabupaten Mura,sangat tidak menganjurkan maupun meminta kepada Kades untuk mendukung kandidat Bakal Calon (Balon) Bupati maupun Wakil Bupati nantinya.(Zul)

Share:

Monday, May 27, 2024

Tingkatkan Keamanan, Lapas Sekayu Tambah Kawat Silet di Tembok Lapas


Lapas Sekayu melakukan langkah preventif untuk meningkatkan keamanan. Salah satunya dengan penambahan kawat silet di tembok Lapas, Senin (27/5/2024). 


Kalapas Sekayu, Yosef Leonard Sihombing mengatakan, penambahan kawat silet di tembok Lapas ini bertujuan, mencegah upaya pelarian warga binaan dan meningkatkan keamanan, selama proses penjagaan dan pengawasan. 


"Dengan adanya kawat silet ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas keamanan dan mencegah terjadinya gangguan dari dalam maupun luar Lapas. Penambahan dan pemasangan kawat yang baru ini, merupakan bukti nyata Lapas Sekayu siap berbenah untuk meningkatkan kualitas keamanan, serta mewujudkan situasi dan kondisi yang aman dan kondusif," ujar Yosef. 


Kalapas Sekayu juga menambahkan, upaya penambahan kawat silet sangat penting, untuk memastikan lingkungan yang aman dan terkendali di dalam Lapas, serta memberikan rasa aman bagi petugas dan warga binaan. 


Pada kesempatan yang lain, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP), Ari Ismanto mengatakan, penambahan kawat silet untuk mencegah serta deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban. 


Menurutnya, selain sumber daya manusia yang mumpuni, juga harus dan perlu didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai, agar Lapas selalu dalam kondisi aman dan kondusif.

Share:

Friday, May 24, 2024

Lapas Sekayu Berikan Pelatihan Dai atau Pendakwah bagi Warga Binaan


Lapas Sekayu memberiman pelatihan dai atau pendakwah bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang berlangsung di Masjid Darut Taubah Lapas Sekayu, Jum'at (24/5/2024). 


Kalapas Sekayu, Yosef Leonard Sihombing mengatakan, kegiatan pelatihan dai/pendakwah bertujuan untuk memberikan pelatihan keterampilan sebagaimana tujuan Pemasyarakatan, yakni memberikan pembinaan terhadap WBP.


Ia melanjutkan, kegiatan pelatihan dapat berlangsung berkat kerja sama dengan Pondok Pesantren Qodratullah Langkan. 


“Kami ucapkan terima kasih kepada pihak Pondok Pesantren Qodratullah Langkan. Semoga kerja sama ini dapat berlangsung dengan baik ke depannya,” kata Yosef. 


Kalapas Sekayu juga berharap kegiatan ini dapat dimanfaatkan sebagai wadah dalam membentuk kepribadian WBP.


“Ke depannya, kami berharap makin banyak pelatihan-pelatihan bagi WBP, sehingga mereka memiliki kemampuan dan keterampilan yang dapat diterapkan ketika kembali kepada masyarakat nantinya,” ujar Yosef.

Share:




MUBA - Karena tidak senang dimarahi , Rusmin als Teguh (28) seorang pengangguran warga Kelurahan Bayung Lencir Indah Kecamatan Bayung Lencir Musi Banyuasin ini tega menganiaya Evi Karinah (30) yang juga merupakan Ayuk kandungnya sendiri.

Peristiwa ini terjadi pada hari Selasa (20/06/2023) sekira pukul 10.00 wib dirumah korban di rt 01 rw 02 Kelurahan Bayung Lencir Indah.

Korban Evi menderita luka bacok pada bahu sebelah kiri dan kepala akibat terkena bacokan sebilah parang yang dilakukan oleh adik kandungnya sendiri.

Kapolres Muba Akbp. Siswandi Sik. SH.MH melalui Kapolsek Bayung Lencir Iptu Bondan Try Hoetomo STK.SIK.MH saat dikonfirmasi oleh Tribratamubanews hari Sabtu (24/06/2023) membenarkan adanya peristiwa penganiayaan tersebut.

Antara pelaku dan korban masih merupakan saudara kandung, mungkin karena mudah emosi dan temperamen, pelaku dengan teganya membacok korban yang merupakan Ayuk kandungnya sendiri. jelasnya.

Saat ini pelaku sudah kami tangkap dan  ditetapkan menjadi tersangka, demikian juga sebilah parang panjang yang digunakan untuk membacok korban sudah kami sita, sedangkan korban dibawa ke Rsud Bayung lencir untuk mendapatkan pengobatan.

Tersangka kami kenakan pasal penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 351 ayat (2) KUHP dengan ancaman hukuman penjara 5 tahun. tambah Bondan. 

Asian Games 2018


CPNS 2018


Lintas Muba

Video



Labels

Blog Archive