Wednesday, June 26, 2024

KPU PALI, Lantik 541 anggota Petugas Pantarlih yang akan bertugas di 288 TPS dan 71 Desa


PALI-  Kordinator Divisi Sosialisasi Partisipasi Peningkatan Pemilih dan Sumber Daya Manusia, Ipantri, S.IP.,SH,.

"Benar, KPU PALI melakukan Pelantikan kepada 541 anggota Partarlih melalui PPS masing-masing, nantinya mereka akan bertugas di 288 TPS yang ada di 71 Desa dan Kelurahan Kabupaten Penukal Abab lematang Ilir," Ujarnya.   


Sebanyak 541 anggota Petugas Pemutakhiran Data (Pantarlih), Mengikuti Pelantikan dan Bimbingan teknis yang di gelar Komisi Pemilihan Umum Kabupaten  Penukal Abab Lematang Ilir (KPU PALI ), Acara Berlangsung di sekretariat Masing-Masing, Senin (24/06/2024).


"Setelah, dilantik Mereka langsung diadakan pembekalan atau bimtek, setelah itu anggota Partarlih melakukan Coklit secara serentak," jelasnya

"Kepada masyarakat agar kiranya bisa membantu apabila ada anggota kami yang datang untuk melakukan coklit data. petugas kami yang datang membawa atribut topi dan rompi id card," bebernya


Ipantri menghimbau kepada anggota Pantarlih yang baru dilantik untuk selalu melakukan komunikasi dan kordinasi dengan TPS lain atau PPS, sehingga data ini benar-benar akurat dan valid.

Share:




MUBA - Karena tidak senang dimarahi , Rusmin als Teguh (28) seorang pengangguran warga Kelurahan Bayung Lencir Indah Kecamatan Bayung Lencir Musi Banyuasin ini tega menganiaya Evi Karinah (30) yang juga merupakan Ayuk kandungnya sendiri.

Peristiwa ini terjadi pada hari Selasa (20/06/2023) sekira pukul 10.00 wib dirumah korban di rt 01 rw 02 Kelurahan Bayung Lencir Indah.

Korban Evi menderita luka bacok pada bahu sebelah kiri dan kepala akibat terkena bacokan sebilah parang yang dilakukan oleh adik kandungnya sendiri.

Kapolres Muba Akbp. Siswandi Sik. SH.MH melalui Kapolsek Bayung Lencir Iptu Bondan Try Hoetomo STK.SIK.MH saat dikonfirmasi oleh Tribratamubanews hari Sabtu (24/06/2023) membenarkan adanya peristiwa penganiayaan tersebut.

Antara pelaku dan korban masih merupakan saudara kandung, mungkin karena mudah emosi dan temperamen, pelaku dengan teganya membacok korban yang merupakan Ayuk kandungnya sendiri. jelasnya.

Saat ini pelaku sudah kami tangkap dan  ditetapkan menjadi tersangka, demikian juga sebilah parang panjang yang digunakan untuk membacok korban sudah kami sita, sedangkan korban dibawa ke Rsud Bayung lencir untuk mendapatkan pengobatan.

Tersangka kami kenakan pasal penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 351 ayat (2) KUHP dengan ancaman hukuman penjara 5 tahun. tambah Bondan. 

Asian Games 2018


CPNS 2018


Lintas Muba



Labels

Blog Archive