Sunday, June 16, 2024

Angga: Sudah Diupayakan Mengakomodir Menyeluruh Media


Lubuklinggau - Polemik anggaran publikasi di Sekretariat DPRD Kota Lubuklinggau dan ada yang merasa di kecewakan. Yang diduga hingga saat ini masih banyak tagihan Adv (Advetorial) awak media yang belum dibayarkan oleh PPTK (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan).


Tundingan itu di bantah oleh, Angga Mahesa selaku PPTK "seluruh media sudah kita akomodir semua, memang dengan kemampuan dan besaran anggaran yang  ada saat ini," ujarnya pada Sabtu 15-06-2024.


Bukan kita pilih-pilih. Namun dengan kondisi seperti ini, merupakan hal yang wajar apabila tidak semua tagihan dapat terakomodir. 

 Alhamdulillah saya rasa hampir semua media telah kita akomodir semua walaupun masih ada yang belum sesuai dengan harapan rekan - rekan media.


"memang besaran yang kita bayarkan tidak banyak, dan itu kita sesuaikan dengan kemampuan anggaran yang ada, kita bagikan dengan berapa jumlah media yang sudah masukkan tagihan." Di katakan angga


Lebih lanjut, ada beberapa oknum yang mempertanyakan anggaran hilang dan raip, bagaimana cerita nya raip jika itu kita sudah bayarkan dengan media yang sudah memasuki berkasnya.


"secara profesional bagaimana caranya media bisa kerjasama dengan sekretariat, ya di awal tahun masukan berkas penawaran kerjasama, melakukan peliputan adventorial, dan dalam waktu tertentu masukkan berkas tagihan sesuai dengan ketentuan."


Setelah itu Baru saya laporkan dengan atasan bagaimana dan seperti apa sistem pembagian pembayaran sudah itu baru saya lakukan pembayaran. Ringkasnya.

Share:

Dahsyat!! Amukan Si Jago Merah Lahap Tempat Sumur Minyak Ilegal, Tidakan Tanggung- Tanggung 3 Kali Berturut Dalam Satu Pekan


MUBA, - Kembali lagi si jago merah lahap  Sumur Minyak Ilegal Drilling di desa keluang.


Ratusan sumur minyak ilegal driling yang melakukan aktivitas Di desa Keluang bertempat Di Dekat Pt Hindoli Di Duga Aph Tutup Mata.

amukan sijago merah yang membarah membakar Sumur Bor minyak Ilegal Driling Di desa Keluang Di Duga Milik (AMR) Dan TiDak Tanggung, 3 Kali Dalam Satu Pekan Di Bulan Juni 2024 Ini.

Seringnya terjadi insiden kebakaran tempat pengeboran atau penyulingan minyak Ilegal Driling sejauh ini belum adanya tindakan secara menyeluruh dan hanya dilakukan secara formalitas saja.

Nampaknya, aktivitas pelaku Ileggal Driling ini semakin meluas dan merajalela, seolah-olah diduga sudah memberikan setoran terhadap oknum yang tidak bertanggung jawab.


Tim awak media membincang salah satu masyarakat Keluang  (X) menjelaskan, "kebakaran Minyak Sumur Bor Di Dekat Pt Hindoli Keluang, "Hari Sabtu 08-06-2024 sekira pukul 04:22 wib.
Dan Berlanjut Pada Hari Rabu Tanggal 12-06-2024.DAN TERAHIR TANGGAL 15-06-2024.Ucapnya (X)

Awak media Mencoba meminta konfirmasi kepada kanit Keluang Ipda Dohan, " Kebakaran Di Tempat Yang kemaren Tula, Kami Lagi memaksimalkan.

Sementara Tim Awak Media meminta Konfirmasi kepada kapolsek Keluang,"Kebakaran Di Tempat Kemaren Keluar gas Lagi

Sangat di sayangkan Dan TiDak Adanya Tindakan Tegas Oleh Pihak Polsek Keluang Terkait Aktifitas  Pengeboran Ilegal Driling Yang Terbakar, Di Duga Seolah Olah Menerima Setoran Dari Pihak Pelaku Sumur Bor Ilegal Driling

HAL ini Di Harapkan  kepada Bapak Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. dan bapak Kapolda Sumsel Irjen Pol Albertus Rachmad Wibowo, S.I.K., M.I.K. agar menindak tegas kepada para pelaku mafia mafia minyak ilegal driling, maupun oknum APH yang membekingi .(Tim)
Share:




MUBA - Karena tidak senang dimarahi , Rusmin als Teguh (28) seorang pengangguran warga Kelurahan Bayung Lencir Indah Kecamatan Bayung Lencir Musi Banyuasin ini tega menganiaya Evi Karinah (30) yang juga merupakan Ayuk kandungnya sendiri.

Peristiwa ini terjadi pada hari Selasa (20/06/2023) sekira pukul 10.00 wib dirumah korban di rt 01 rw 02 Kelurahan Bayung Lencir Indah.

Korban Evi menderita luka bacok pada bahu sebelah kiri dan kepala akibat terkena bacokan sebilah parang yang dilakukan oleh adik kandungnya sendiri.

Kapolres Muba Akbp. Siswandi Sik. SH.MH melalui Kapolsek Bayung Lencir Iptu Bondan Try Hoetomo STK.SIK.MH saat dikonfirmasi oleh Tribratamubanews hari Sabtu (24/06/2023) membenarkan adanya peristiwa penganiayaan tersebut.

Antara pelaku dan korban masih merupakan saudara kandung, mungkin karena mudah emosi dan temperamen, pelaku dengan teganya membacok korban yang merupakan Ayuk kandungnya sendiri. jelasnya.

Saat ini pelaku sudah kami tangkap dan  ditetapkan menjadi tersangka, demikian juga sebilah parang panjang yang digunakan untuk membacok korban sudah kami sita, sedangkan korban dibawa ke Rsud Bayung lencir untuk mendapatkan pengobatan.

Tersangka kami kenakan pasal penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 351 ayat (2) KUHP dengan ancaman hukuman penjara 5 tahun. tambah Bondan. 

Asian Games 2018


CPNS 2018


Lintas Muba



Labels

Blog Archive