Wednesday, July 10, 2024

Murtin: Jika SUKO Maju, Kali Pertama Walikota Lubuklinggau Asli Musi


Lubuklinggau - Pemilihan Kepala Daerah Kota Lubuklinggau tahun ini semakin menarik untuk diamati. Dua pasangan calon sudah menyatakan maju, yaitu Yopi Karim bersama Rustam, serta Rodi Wijaya dengan Imam Senen.

Namun, perhatian publik juga tertuju pada H. Sulaiman Kohar, tokoh masyarakat yang pernah menjabat sebagai Wakil Wali Kota Lubuklinggau selama dua periode.

H. Sulaiman Kohar sedikit sudah memberikan petunjuk maju dalam Pilwako kali ini. Yang di kabarkan akan berpasangan dengan Hendri juarsa di ketahui jika Hen Aster merupakan ketua partai Gerindra yang saat ini menjabat wakil ketua 1 DPRD kota Lubuklinggau.

Sementara itu H Ahmad Murtin menanggapi kabar yang berkembang tentang majunya SUKO. 

“Sepakat satu suara kami dari unsur etnis, Musi, siap memenangkan pasangan Suko-hj,” tegas mantan Ketua IKMB, Ahmad Murtin. Pada Rabu 10-07-2024.

Lanjutnya, baru pertama kali ini asli Musi yang maju walikota Lubuklinggau ini harus diperjuangkan. “cukup bnayak masyarakat Musi di Lubuklinggau ini, jadi kalau bersatu tentu bisa menghantarkan Suko-hj jadi walikota dan wakil walikota Lubuklinggau periode 2024-2029,” ujarnya.

"Kapan lagi Wang Musi bersatu, kalu tidak saat ini."

Share:




MUBA - Karena tidak senang dimarahi , Rusmin als Teguh (28) seorang pengangguran warga Kelurahan Bayung Lencir Indah Kecamatan Bayung Lencir Musi Banyuasin ini tega menganiaya Evi Karinah (30) yang juga merupakan Ayuk kandungnya sendiri.

Peristiwa ini terjadi pada hari Selasa (20/06/2023) sekira pukul 10.00 wib dirumah korban di rt 01 rw 02 Kelurahan Bayung Lencir Indah.

Korban Evi menderita luka bacok pada bahu sebelah kiri dan kepala akibat terkena bacokan sebilah parang yang dilakukan oleh adik kandungnya sendiri.

Kapolres Muba Akbp. Siswandi Sik. SH.MH melalui Kapolsek Bayung Lencir Iptu Bondan Try Hoetomo STK.SIK.MH saat dikonfirmasi oleh Tribratamubanews hari Sabtu (24/06/2023) membenarkan adanya peristiwa penganiayaan tersebut.

Antara pelaku dan korban masih merupakan saudara kandung, mungkin karena mudah emosi dan temperamen, pelaku dengan teganya membacok korban yang merupakan Ayuk kandungnya sendiri. jelasnya.

Saat ini pelaku sudah kami tangkap dan  ditetapkan menjadi tersangka, demikian juga sebilah parang panjang yang digunakan untuk membacok korban sudah kami sita, sedangkan korban dibawa ke Rsud Bayung lencir untuk mendapatkan pengobatan.

Tersangka kami kenakan pasal penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 351 ayat (2) KUHP dengan ancaman hukuman penjara 5 tahun. tambah Bondan. 

Asian Games 2018


CPNS 2018


Lintas Muba



Labels

Blog Archive