Saturday, June 22, 2024

Lapas Sekayu Terima Kunjungan Siswa Diktukba Polri SPN Betung Polda Sumsel


Lapas Sekayu menerima kunjungan siswa Diktuk Bintara Polri Sekolah Polisi Negara (SPN) Betung Polda Sumatera Selatan, Sabtu (22/6/2024).


Sebanyak delapan orang siswa Diktukba yang dipimpin oleh Kasubbagdalpers Bag Sdm Polres Muba, AKP Nazaruddin, disambut langsung oleh Kalapas Sekayu, Yosef Leonard Sihombing beserta jajaran.


Kalapas Sekayu, Yosef Leonard Sihombing mengatakan, kegiatan kunjungan tersebut merupakan peninjauan objek penting dalam hal ini Lapas Sekayu, sebagai salah satu mitra Polri.


“Ini adalah salah satu kurikulum pendidikan, yang bertujuan mengenalkan siswa Bintara Polri dengan instansi mitra dalam tugas kepolisian. Pada kesempatan ini, kami memberikan materi tentang tusi Pemasyarakatan dan wawasan kebangsaan,” kata Yosef.


Kalapas Sekayu melanjutkan, siswa Diktuk Bintara Polri merupakan calon personel Polri yang akan mengemban amanah menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, serta menjadi penegak hukum di ranah publik.


“Oleh karena itu, rekan-rekan semua harus melaksanakan pendidikan ini dengan sebaik- baiknya, dengan penuh semangat dedikasi yang luar biasa. Jangan lupa beribadah sesuai dengan kepercayaan masing-masing, hingga nantinya siswa Diktuk Bintara Polri ini, akan menjadi anggota Polri yang totalitas mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Yosef.

Share:




MUBA - Karena tidak senang dimarahi , Rusmin als Teguh (28) seorang pengangguran warga Kelurahan Bayung Lencir Indah Kecamatan Bayung Lencir Musi Banyuasin ini tega menganiaya Evi Karinah (30) yang juga merupakan Ayuk kandungnya sendiri.

Peristiwa ini terjadi pada hari Selasa (20/06/2023) sekira pukul 10.00 wib dirumah korban di rt 01 rw 02 Kelurahan Bayung Lencir Indah.

Korban Evi menderita luka bacok pada bahu sebelah kiri dan kepala akibat terkena bacokan sebilah parang yang dilakukan oleh adik kandungnya sendiri.

Kapolres Muba Akbp. Siswandi Sik. SH.MH melalui Kapolsek Bayung Lencir Iptu Bondan Try Hoetomo STK.SIK.MH saat dikonfirmasi oleh Tribratamubanews hari Sabtu (24/06/2023) membenarkan adanya peristiwa penganiayaan tersebut.

Antara pelaku dan korban masih merupakan saudara kandung, mungkin karena mudah emosi dan temperamen, pelaku dengan teganya membacok korban yang merupakan Ayuk kandungnya sendiri. jelasnya.

Saat ini pelaku sudah kami tangkap dan  ditetapkan menjadi tersangka, demikian juga sebilah parang panjang yang digunakan untuk membacok korban sudah kami sita, sedangkan korban dibawa ke Rsud Bayung lencir untuk mendapatkan pengobatan.

Tersangka kami kenakan pasal penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 351 ayat (2) KUHP dengan ancaman hukuman penjara 5 tahun. tambah Bondan. 

Asian Games 2018


CPNS 2018


Lintas Muba



Labels

Blog Archive