Tuesday, June 18, 2024

Imam Senen: Pasti Maju Pilkada Lubuklinggau 2024

 


LUBUKLINGGAU - Sebagai bentuk keseriusan serta wujud nyata dalam rangka mengikuti kontesasi pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada),Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Walikota dan Wakil Walikota Lubuklinggau.


H Imam senen yang menjabat selaku Aparatur Sipil Negara (ASN) di ruang lingkup Pemerintah Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatera Selatan (Sum-Sel).


Sudah siap mengajukan permohonan pengunduran diri sebagai ASN Kota Lubuklinggau,demi mencalonkan diri menjadi Wakil Walikota Lubuklinggau yang berpasangan dengan H Rodi Wijaya.


Hal ini disampaikan langsung oleh H Imam Senen saat dijumpai awak media,dikediaman pribadinya yang berada di jalan Mayor Toha, Kota Lubuk Linggau,Senin (17/6).


H Imam Senen memaparkan sebetulnya itikad baik untuk menjadi Pasangan Calon (Paslon) Wakil Walikota Lubuklinggau,pada Pilkada 2024 ini memang sudah berjalan sejak beberapa bulan yang lalu.


namun seiring waktu Bp H Rahmat Hidayat  atau Yopi Karim menyatakan karena alasan Partai  sejak tanggal 23 Mei 2024 Tidak berlanjut utky berpasangan dengan Saudara Imam Senen, Alasan perintah partai.


Berkat Restu dari keluarga keluarga besar maka saya menyatakan serius siap mencalonkan diri selaku Wakil Walikota Lubuklinggau nanti,"papar Imam.


Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Sekwan) DPRD Kota Lubuklinggau H Imam Senen menegaskan,sebagai bentuk keseriusan untuk mencalonkan diri sebagai Wakil Walikota Lubuklinggau nanti.


Jika Allah menghendaki dan mengizinkan nanti insyah Allah berpasangan dengan Bapak H Rodi Wijaya,guna maju dalam pesta demokrasi Pilkada Walikota dan Wakil Walikota Lubuklinggau di tahun 2024 ini.


Di samping itu juga kami keluarga besar H Imam Senen,telah membuka posko induk calon Wakil Walikota Lubuklinggau di jalan Mayor Toha Kota Lubuk Linggau provinsi sumsel.


Kemudian jika nanti masyarakat menghendaki setiap kelurahan dan kecamatan se Kota Lubuklinggau,ada posko  Bapaslon Walikota Lubuklinggau.


Kami siap untuk mendirikan posko tersebut,yang bertujuan untuk mempermudah proses sosialisasi tatap muka dan bertemu masyarakat secara langsung.


" Hanya saja nanti jika sudah ada posko ranting di Kelurahan maupun Kecamatan,tentu kami akan menentukan jadwal kelurahan mana yang bakal di kunjungi dan didatangi,"tegas Imam Senen.


H Imam Senen juga menjelaskan karena untuk saat ini,jabatan di Pemerintahan Kota Lubuklinggau masih menduduki jabatan Sekwan DPRD Kota Lubuklinggau.


Karena ingin serius mengikuti kontesasi pesta demokrasi Pilkada Walikota dan Wakil Walikota Lubuklinggau nanti,dalam waktu dekat saya akan mengajukan permohonan pengunduran diri sebagai ASN Kota Lubuklinggau.


Meskipun jabatan yang telah diemban itu,tidak lama lagi memasuki masa Batas Usia Pensiun (BUP) sebagai ASN.


Namun tetap saya akan mengajukan permohonan pengunduran diri sebagai ASN, walaupun nanti keluar surat pengunduran diri itu entah kapan keluarnya.


Yang jelas pada intihnya,apabilah sudah mengajukan permohonan pengunduran diri sebagai ASN.


" Agar nantinya,roda perjalanan pencalonan diri selaku Calon Wakil Walikota tidak terhambat dan bisah bebas tanpa hambatan,"jelas Imam Senen.


Ia juga menuturkan bahwa bentuk keseriusan untuk menjadi Calon Wakil Walikota Lubuklinggau ini,saya sudah menyiapkan visi dan misi sama seperti visi maupun visi H SN Prana Putra Sohe dulunya.


Seperti menjadikan Kota Lubuklinggau yang mandani,yang pastinya kami juga akan mengedepankan visi dan misi Bapak H SN Prana Putra Sohe.


Selanjutnya kami juga bukan ingin kota lubuklinggau yang berkembang bahwa sebagai Kota tujuan,tapi sebagai kota yang mempunyai daya saing di bidang pendidikan.


" Termasuk juga objek wisata,kesehatan dan lain sebagainya yang diinginkan oleh masyarakat,apabilah nanti dengan optimis terpilih menjadi Wakil Walikota Lubuklinggau yang berpasangan H Rodi Wijaya,"tutur Imam Senen.

Share:




MUBA - Karena tidak senang dimarahi , Rusmin als Teguh (28) seorang pengangguran warga Kelurahan Bayung Lencir Indah Kecamatan Bayung Lencir Musi Banyuasin ini tega menganiaya Evi Karinah (30) yang juga merupakan Ayuk kandungnya sendiri.

Peristiwa ini terjadi pada hari Selasa (20/06/2023) sekira pukul 10.00 wib dirumah korban di rt 01 rw 02 Kelurahan Bayung Lencir Indah.

Korban Evi menderita luka bacok pada bahu sebelah kiri dan kepala akibat terkena bacokan sebilah parang yang dilakukan oleh adik kandungnya sendiri.

Kapolres Muba Akbp. Siswandi Sik. SH.MH melalui Kapolsek Bayung Lencir Iptu Bondan Try Hoetomo STK.SIK.MH saat dikonfirmasi oleh Tribratamubanews hari Sabtu (24/06/2023) membenarkan adanya peristiwa penganiayaan tersebut.

Antara pelaku dan korban masih merupakan saudara kandung, mungkin karena mudah emosi dan temperamen, pelaku dengan teganya membacok korban yang merupakan Ayuk kandungnya sendiri. jelasnya.

Saat ini pelaku sudah kami tangkap dan  ditetapkan menjadi tersangka, demikian juga sebilah parang panjang yang digunakan untuk membacok korban sudah kami sita, sedangkan korban dibawa ke Rsud Bayung lencir untuk mendapatkan pengobatan.

Tersangka kami kenakan pasal penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 351 ayat (2) KUHP dengan ancaman hukuman penjara 5 tahun. tambah Bondan. 

Asian Games 2018


CPNS 2018


Lintas Muba



Labels

Blog Archive