Monday, June 17, 2024

Idul Adha 1445 H, Ratusan WBP Lapas Sekayu Gelar Salat Ied


Sekayu - Perayaan Hari Raya Idul Adha 1445 H merupakan momentum yang ditunggu oleh seluruh umat Muslim. Momentum hari raya tersebut disambut dengan gembira oleh petugas maupun Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Sekayu. 


Kegiatan Salat Idul Adha pun dilangsungkan di Lapangan Olahraga Lapas Sekayu, pada Senin (17/6/2024).


Sebanyak 426 WBP tampak duduk rapi di lapangan untuk melaksanakan Salat Idul Adha. Tidak ketinggalan Kalapas Sekayu, Yosef Leonard Sihombing, para pejabat struktural, dan beberapa petugas turut hadir.


Kegiatan diawali dengan gema takbir yang dikumandangkan oleh petugas dan WBP Lapas Sekayu dengan khusyuk dan khidmat, kemudian dilanjutkan dengan Salat Idul Adha serta mendengarkan khotbah. 


“Selamat merayakan Hari Raya Idul Adha 1445 H bagi seluruh warga binaan, juga petugas Lapas Sekayu, kegiatan ini sebagai wujud ketaqwaan kita dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, juga sebagai pelaksanaan pembinaan kerohanian dan kepribadian bagi warga binaan semua,” ujar Yosef. 


Kalapas Sekayu berharap di momentum besar dan bersejarah umat Muslim yang digelar setiap tahun tersebut, dapat menjadi refleksi warga binaan yang tengah menjalani proses hukuman. 


"Baik warga binaan ataupun petugas, kita harapkan dapat memakai hikmah Idul Adha ini," kata Yosef.

Share:

0 Comments:

Post a Comment





MUBA - Karena tidak senang dimarahi , Rusmin als Teguh (28) seorang pengangguran warga Kelurahan Bayung Lencir Indah Kecamatan Bayung Lencir Musi Banyuasin ini tega menganiaya Evi Karinah (30) yang juga merupakan Ayuk kandungnya sendiri.

Peristiwa ini terjadi pada hari Selasa (20/06/2023) sekira pukul 10.00 wib dirumah korban di rt 01 rw 02 Kelurahan Bayung Lencir Indah.

Korban Evi menderita luka bacok pada bahu sebelah kiri dan kepala akibat terkena bacokan sebilah parang yang dilakukan oleh adik kandungnya sendiri.

Kapolres Muba Akbp. Siswandi Sik. SH.MH melalui Kapolsek Bayung Lencir Iptu Bondan Try Hoetomo STK.SIK.MH saat dikonfirmasi oleh Tribratamubanews hari Sabtu (24/06/2023) membenarkan adanya peristiwa penganiayaan tersebut.

Antara pelaku dan korban masih merupakan saudara kandung, mungkin karena mudah emosi dan temperamen, pelaku dengan teganya membacok korban yang merupakan Ayuk kandungnya sendiri. jelasnya.

Saat ini pelaku sudah kami tangkap dan  ditetapkan menjadi tersangka, demikian juga sebilah parang panjang yang digunakan untuk membacok korban sudah kami sita, sedangkan korban dibawa ke Rsud Bayung lencir untuk mendapatkan pengobatan.

Tersangka kami kenakan pasal penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 351 ayat (2) KUHP dengan ancaman hukuman penjara 5 tahun. tambah Bondan. 

Asian Games 2018


CPNS 2018


Lintas Muba

Berita Terbaru



Labels

Blog Archive