Wednesday, July 3, 2024

Sebanyak 90 Orang WBP Lapas Sekayu Jalani Skrining Kesehatan Penyakit TB


Lintasmuba.com - Sebanyak 90 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Sekayu menjalani skrining kesehatan penyakit Tuberkulosis (TB), Rabu (3/7/2024).

Para warga binaan menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan oleh tim kesehatan Lapas Sekayu, bekerja sama dengan Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BLKM) Palembang, Dinas Kesehatan Musi Banyuasin, dan Puskemas Balai Agung.


Pemeriksaan diawali dengan wawancara, kemudian pengambilan sampel dahak untuk pemeriksaan TB.

Kalapas Sekayu, Yosef Leonard Sihombing mengatakan, skrining kesehatan tersebut perlu dilakukan, sebagai upaya antisipasi sedini mungkin terhadap gejala, dan penyebaran penyakit, antar warga binaan di Lapas Sekayu.

"Kami akan melakukan pengawasan, dengan cara pemeriksaan secara rutin dan berkala, kepada seluruh warga binaan,” kata Yosef.

Lebih lanjut, Kalapas Sekayu berharap, penyebaran virus TB di dalam Lapas dapat terindentifikasi, sehingga resiko penyebarannya dapat diketahui dan dipantau. 

“Upaya ini juga diharapkan dapat berkontribusi dalam mencegah penyebaran penyakit menular ke masyarakat, apabila warga binaan bebas dan kembali ke lingkungan sosial,” ujar Yosef.


Pada kesempatan itu juga, Kalapas Sekayu mengucapkan terima kasih kepada pihak BLKM Palembang, Dinas Kesehatan Muba, dan Puskesmas Balai Agung atas kegiatan skrining kesehatan yang berlangsung. Harapannya, kerja sama yang baik tersebut, dapat dilanjutkan di kesempatan berikutnya.

Share:

0 Comments:

Post a Comment





MUBA - Karena tidak senang dimarahi , Rusmin als Teguh (28) seorang pengangguran warga Kelurahan Bayung Lencir Indah Kecamatan Bayung Lencir Musi Banyuasin ini tega menganiaya Evi Karinah (30) yang juga merupakan Ayuk kandungnya sendiri.

Peristiwa ini terjadi pada hari Selasa (20/06/2023) sekira pukul 10.00 wib dirumah korban di rt 01 rw 02 Kelurahan Bayung Lencir Indah.

Korban Evi menderita luka bacok pada bahu sebelah kiri dan kepala akibat terkena bacokan sebilah parang yang dilakukan oleh adik kandungnya sendiri.

Kapolres Muba Akbp. Siswandi Sik. SH.MH melalui Kapolsek Bayung Lencir Iptu Bondan Try Hoetomo STK.SIK.MH saat dikonfirmasi oleh Tribratamubanews hari Sabtu (24/06/2023) membenarkan adanya peristiwa penganiayaan tersebut.

Antara pelaku dan korban masih merupakan saudara kandung, mungkin karena mudah emosi dan temperamen, pelaku dengan teganya membacok korban yang merupakan Ayuk kandungnya sendiri. jelasnya.

Saat ini pelaku sudah kami tangkap dan  ditetapkan menjadi tersangka, demikian juga sebilah parang panjang yang digunakan untuk membacok korban sudah kami sita, sedangkan korban dibawa ke Rsud Bayung lencir untuk mendapatkan pengobatan.

Tersangka kami kenakan pasal penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 351 ayat (2) KUHP dengan ancaman hukuman penjara 5 tahun. tambah Bondan. 

Asian Games 2018


CPNS 2018


Lintas Muba

Berita Terbaru



Labels

Blog Archive