Monday, June 24, 2024

Sumur minyak ilegal Driling jadi penyebab tercemarnya Sungai Parung di Sungai Lilin


Musi Banyuasin , Baru baru ini beredar sebuah video di Media Sosial Sumur Minyak ilegal Driling menyembur keatas setinggi puluhan meter, yang menjadi faktor utama tercemarnya Sungai Parung di Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin. Pada Minggu (23/6/2024).


Sungai yang Tercemar Limbah Minyak Dari  Sumur Bor Ilegal, Membuat Warga Parung kec. Sunga lilin Musi Banyuasin Tidak Bisa lagi Melakuan Aktifitas Sehari Hari, Mandi mencuci baju Mau Pun MemAsak.


Dari Video yang berdurasi 1 : 44 detik tersebut yang direkam salah satu warga, yang menyebutkan bahwa sungai parung isinya tidak lagi air ,melainkan minyak mentah semua yang berwarna hitam.


"Nah Sungai parung isinya tidak lagi Air, minyak semua ,full minyak semua , Sudah sampai melewati jembatan Parung ." Ucapnya dalam sebuah video yang beredar tersebut 


Diketahui , pemilik Sumur Minyak ilegal tersebut diduga milik Oknum Kades yang Berinisial (I) di Kecamatan Sungai Lilin, yang tempat sumur minyaknya berada dipinggiran Sungai Parung.

Menanggapi hal tersebut Tim awak media organisasi PWRI MUBA mengkonfirmasi  Kadin Dinas Lingkungan Hidup Tabrani melalui Kabid Konservasi sri fatwa wasda melalui pesan WhatsApp tidak memberikan tanggapan. ( 23/06/2024)

Terpisah, Kapolres Musi Banyuasin AKBP Imam Safii Sik. Msi. Saat dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp tidak memberikan tanggapan.(23/06/2024).

Hal ini diharapkan Kepada Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. dan Kapolda Sumsel Irjen Pol Albertus Rachmad Wibowo, S.I.K., M.I.K. agar mengambil langkah tegas terkait tercemarnya Sungai Parung di Kecamatan Sungai Lilin yang diduga disebabkan dari Sumur Minyak ilegal karena telah merusak ekosistem Ikan didalam Sungai yang telah merugikan Masyarakat . (Tim)

Share:

0 Comments:

Post a Comment





MUBA - Karena tidak senang dimarahi , Rusmin als Teguh (28) seorang pengangguran warga Kelurahan Bayung Lencir Indah Kecamatan Bayung Lencir Musi Banyuasin ini tega menganiaya Evi Karinah (30) yang juga merupakan Ayuk kandungnya sendiri.

Peristiwa ini terjadi pada hari Selasa (20/06/2023) sekira pukul 10.00 wib dirumah korban di rt 01 rw 02 Kelurahan Bayung Lencir Indah.

Korban Evi menderita luka bacok pada bahu sebelah kiri dan kepala akibat terkena bacokan sebilah parang yang dilakukan oleh adik kandungnya sendiri.

Kapolres Muba Akbp. Siswandi Sik. SH.MH melalui Kapolsek Bayung Lencir Iptu Bondan Try Hoetomo STK.SIK.MH saat dikonfirmasi oleh Tribratamubanews hari Sabtu (24/06/2023) membenarkan adanya peristiwa penganiayaan tersebut.

Antara pelaku dan korban masih merupakan saudara kandung, mungkin karena mudah emosi dan temperamen, pelaku dengan teganya membacok korban yang merupakan Ayuk kandungnya sendiri. jelasnya.

Saat ini pelaku sudah kami tangkap dan  ditetapkan menjadi tersangka, demikian juga sebilah parang panjang yang digunakan untuk membacok korban sudah kami sita, sedangkan korban dibawa ke Rsud Bayung lencir untuk mendapatkan pengobatan.

Tersangka kami kenakan pasal penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 351 ayat (2) KUHP dengan ancaman hukuman penjara 5 tahun. tambah Bondan. 

Asian Games 2018


CPNS 2018


Lintas Muba

Berita Terbaru



Labels

Blog Archive